Tampilkan postingan dengan label Literer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Literer. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 31 Maret 2012

Harapan itu Masih Ada


Animo masyarakat di berbagai daerah terkait dengan dunia perbukuan memang sangat beragam. Mudahnya, daerah-daerah yang memiliki banyak akses pendidikan animonya akan lebih baik ketimbang daerah yang akses pendidikannya sedikit, seperti halnya di kota-kota kecil. Oleh karena itu, tidak heran jika kebanyakan acara-acara pameran buku biasanya diselenggarakan di kota-kota besar yang sekaligus memiliki banyak akses pendidikan.



Sebagaimana yang kita ketahu bahwa baru saja digelar acara pameran buku terbesar dan terlengkap se-Asia Tenggara, yakni Islamic Book Fair (IBF) yang diselenggarakan dari tanggal 9 Maret s.d. 18 Maret 2012. Acara yang diadakan di gedung Istora Senayan, Jakarta ini sangat diminati para pengunjung. Hal ini terbukti dengan banyaknya pengunjung yang memadati acara IBF, meski di tempat lain—masih di lingkungan Istora—ada acara yang cukup menggiurkan para pencinta mode.


Jumat, 30 Maret 2012

Belajar Tidak Korupsi dari Membaca Buku



Aktivitas membaca buku mungkin sudah tak asing lagi bagi para pencinta buku. Kita bisa menghabiskan buku yang isinya menarik dalam hitungan jam atau malah kurang dari itu. Dalam sehari kita bisa menghabiskan 1 buku, 2 buku, 3 buku, atau malah lebih dari itu. Lalu bagaimana dalam seminggu, sebulan, setahu, dan seterusnya? 

Tentu jika dikalkulasi jumlahnya akan banyak sekali. Alhamdulillah, dengan kebiasaan tersebut wawasan kita bertambah, pengetahuan kita jadi luas, dan jika isinya berupa kebaikan lalu kita tularkan kepada orang lain maka pahala pun akan menghampiri kita. Itu baru yang kami sebutkan, tentu Anda memiliki segudang manfaat lain dari aktivitas membaca buku. Masya Allah…!



Rabu, 28 Maret 2012

Tulislah Kebaikkan...

Menulis merupakan aktivitas yang cukup prestis bagi orang-orang yang awam dengan dunia kepenulisan. Akan tetapi, akan sangat berbeda bagi orang-orang yang amat mencintai dunia tulis-menulis. Mereka akan menganggap dunia tulis-menulis adalah hal yang sudah lumrah dalam kehidupan karena memang dibutuhkan, terlebih bagi orang-orang yang mendedikasikan dirinya dalam dunia kepenulisan (sebagai media dakwah, misalnya).

Sebagai seorang penulis kita bisa menulis apa pun yang ingin kita tulis, tapi setidaknya perlu diingat bahwa semua aktivitas yang kita lakukan akan menuai hasil termasuk kegiatan tulis-menulis. Jika yang kita tulis adalah hal-hal yang baik dan bermanfaat, maka kebaikan pun akan selalu mengiringi setiap langkah kita. Begitu pula sebaliknya, jika yang kita tulis adalah ajakan untuk melakukan dosa dan maksiat atau hal-hal buruk lainnya, maka jangan heran jikalau keburukan selalu menyertai hidup kita. Jauh-jauh hari Allah juga telah mengingatkan manusia sebagaimana yang termaktub di dalam Al-Qur`an:
Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula. (Q.s. Al-Zalzalah [99]: 7-8)

Senin, 30 Januari 2012

Pameran Buku (Lagi)

Di pengujung bulan Januari dan awal Februari 2012—tepatnya tanggal 29 Januari - 5 Februari 2012—akan diadakan pameran buku di GOR UNY, Yogyakarta, yaitu Jogja Islamic Book Fair yang ke-17 dengan mengusung tema “Captain Book and the Readers”. Bagi para pencinta buku kesempatan ini bisa dijadikan sebagai ajang perburuan buku guna menambah wawasan dan perbendaharaan ilmu pengetahuan. Selain dimanjakan dengan berbagai buku yang menarik pengunjung juga bisa menikmati acara-acara lainnya yang telah disiapkan oleh Syakaa Organizer sebagi penyelenggara acara, seperti acara talk show, pentas nasyid, ataupun bedah buku.

Penerbit Pro-U Media juga turut serta dalam menyemarakkan acara ini. Para pencinta buku dapat mengunjungi stan Pro-U Media yang berada di depan panggung utama Jogja Islamic Book Fair 2012. Selain itu, Penerbit Pro-U Media juga memiliki sejumlah acara yang sangat layak untuk diikuti. Adapun agenda acaranya sebagai berikut:

Jumat, 20 Januari 2012

Why Should Judge Book by it's Cover...?


Ungkapan “don't judge book by it's cover” sudah begitu familiar di telinga kita. Ungkapan ini juga tidak melulu digunakan dalam konteks buku, dalam kehidupan sehari-hari juga kadang memanfaatkan ungkapan ini untuk menasihati seseorang agar tidak serta-merta menilai baik atau buruknya seseorang hanya berdasarkan tampilan luarnya saja. Yang menjadi pertanyaannya adalah, apakah ungkapan ini bisa dijadikan rujukan dan sesuai dengan segala kondisi.

Jika ungkapan tersebut digunakan dalam dunia perbukuan, maka kita akan digiring ke sebuah opini bahwa tidak baik menilai buku hanya dari sampul luarnya saja tanpa membaca isinya terlebih dahulu. Ungkapan tersebut tidak sepenuhnya benar dan juga tidak sepenuhnya salah. Dikatakan tidak sepenuhnya benar karena banyak dari pembaca buku yang berasumsi bahwa kover atau sampul buku adalah representasi dari isi buku. Jadi mereka berpendapat bahwa bagus dan tidaknya buku ditentukan dari bagus dan tidaknya tampilan sampul depan. Begitu pula sebaliknya, dikatakan tidak sepenuhnya salah karena terkadang ada buku yang tidak berbanding lurus dengan isi bukunya. Ada sampul yang begitu menarik, tetapi ternyata isinya jauh dari harapan. Akan tetapi, ada juga sampul yang dibuat pas-pasan, namun isinya sungguh berkesan.

Selasa, 17 Januari 2012

Berdaya di Toko Buku


Sebagai kota pelajar, Yogyakarta memiliki akses pendidikan yang sangat mudah—walau tidak murah. Sarana pendukungnya juga melimpah ruah. Bahkan, bisa dibilang lembaga pendidikan di kota Yogyakarta tumbuhnya begitu menjamur. Tak ketinggalan, para penerbit buku pun berlomba-lomba menyemarakkan label Yogyakarta sebagai kota pelajar dengan pelbagai buku yang begitu menggugah selera para pembaca. Dengan adanya fenomena ini muncullah toko-toko buku sebagai mitra kerja para penerbit. Nama-nama toko buku yang cukup terkenal di Yogyakarta di antaranya, Toga MasGramediaShoopingSocial Agency, dan masih banyak lagi lainnya. 

Kamis, 12 Januari 2012

Mengapa Menulis...?

Aktivitas menulis sudah berlangsung sejak berabad-abad tahun yang lalu, ketika manusia meninggalkan zaman pra-sejarah dan memulai zaman sejarah. Hal ini dapat dibuktikan dengan ditemukannya prasasti-prasasti yang tersebar di berbagai belahan bumi. 

Seiring berjalannya waktu, penyebab seseorang melakukan kegiatan tulis-menulis menjadi berbeda. Secara umum, saat ini orang melakukan aktivitas ini karena beranggapan bahwa menulis merupakan sarana yang lebih efektif dalam menyampaikan ide/gagasan daripada menggunakan bahasa lisan. Berikut ini ada beberapa hal yang menyababkan seseorang melakukan kegiatan tulis-menulis.